Entri Populer

Sabtu, 29 Januari 2011

Minus Pengetahuan = Teknologi Vs Lingkungan

Adalah revolusi ilmu pengetahuan dan teknologi yang merubah pandangan manusia terhadap alam dalam suatu rangkaian konsep dan sistem makna. Bersamaan mengatakan dengan perubahan persepsi tentang ruang dan waktu manusia memasuki ambang pintu perubahan besar yang kian hari kian berakselarasi mengubah wajah dunia. Manusia telah berada dalam sebuah dunia yang tiap bagiannya saling terkait dalam dunia informasi dan komunikasi yang tiap detik berubah dengan cepat. Untuk premis yang mengatakan dunia yang makin mengecil ketika revolusi komunikasi merebak semakin relevan lalu A.Toffler mengatakan dalam bukunya The Future Shock mengatakan bahwa ikatan yang beradab antara manusia dan tempat sedang mengalami kehancuran. Perjalanan tersebut berlangsung sambil menyebarkan benih segala flora sosial yang aneh-aneh.
Ditengah-tengah percepatan revolusi setiap fenomena yang lahir selalu memunculkan dua sisi yang kontradiksi. Disatu sisi iptek memberi manfaat dan sisi lain justru mengancam kehidupan itu sendiri. Tidak diragukan lagi bahwa dampak ekologis, sosial, dan budaya yang timbul memiliki daya rusak yang mencengangkan dan sungguh mendatangkan kesadaran dramatis untuk membayangkannya, terlebih lagi hubungan antara manusia itu sendiri memuara dalam paradigma Alobbesian yakni suatu bentuk interaksi dimana manusia adalah serigala bagi manusia lain. Hal ini menunjukkan kegagalan iptek dan wahyu C. Darwin untuk meniadakan peran agama.
Ketika kehidupan kian rumit dalam majemuk dunia manusia kian butuh akan sebuah peta. Orang butuh arah meskipun arah itu membawa kekecewaan di zona itu. Upaya menemukan atau menciptakan paradigma pembangunan alternatif. Terlebih lagi pembangunan yang berwawasan lingkungan mendesak untuk diaktualkan dalam mewujudkan suatu sistem ekologis yang seimbang. Kesadaran akan hal tersebut tidak sekedar menjadi bahan acuan untuk melakukan aktivitas pemerintah, namun mesti disadari bersama untuk selanjutnya diaktualkan dalam realitas konflik. Berangkat dari aksiaoma bahwa semakin banyak menggeluti ke – pencinta alam – an akan semakin bertambah manusia yang berwawasan lingkungan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar